analisa saham

Tentang Analisa Saham Fundamental dan Teknikal

Diposting pada

Analisa Saham – Apakah kamu tertarik untuk menjadi seorang investor? Jika iya, sebelum memutuskan membeli saham perusahaan, kamu harus mengetahui terlebih dahulu apa itu Analisa saham. Ini sangat penting bahkan menjadi hal mendasar yang harus kamu ketahui sebagai calon investor. Melalui Analisa yang kamu lakukan, baik investor maupun trader dapat membeli atau menjual saham miliknya dengan lebih terarah.

Perlu kamu ketahui, dalam Analisa saham terdapat dua jenis Analisa yang dapat kamu lakukan yakni Analisa fundamental dan Analisa teknikal. Kedua analisa saham ini memiliki banyak manfaat terutama untuk kamu yang saat ini tertarik untuk melakukan investasi baik dalam jangka panjang maupun sekedar trading supaya bisa mendapatkan profit setiap harinya.

Kamu bisa memperhitungkan dan juga memprediksi besarnya profit yang bisa kamu dapatkan dari satu saham yang nantinya akan kamu beli. Agar tidak salah dalam berinvestasi, kenali dulu apa itu Analisa saham.

Definisi Analisa Saham

Jika kita mengacu pada KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia, analisis adalah penyelidikan terdapat sebuah peristiwa guna mengetahui keadaan atau kondisi yang sebenarnya.

Analisis dapat diartikan juga sebagai penelaahan ataupun penguraian terhadap suatu bagian kemudain mencari hubungan dari setiap antar bagian guna mendapatkan konsep secara keseluruhan.

Jika kita lihat dari pengertiannya, Analisa saham memiliki arti membedah atau menelaah saham yang ada di dalam emiten atau perusahaan tertentu, guna melihat ataupun menilai seperti apa kinerjanya selama ini. Tentu saja Analisa ini bisa kamu lakukan guna menentukan apakah saham yang akan kamu beli nanti menghasilkan keuntungan di masa depan atau tidak.

Analisa ini juga dilakukan agar nantinya investor dapat melihat gambaran terhadap kemampuan perusahaan di masa mendatang apakah akan terus tumbuh dan berkembang atau tidak. Analisa dalam investasi atau trading saham juga membantu calon investor supaya tidak mengalami kerugian atas investasi yang dilakukannya.

Mengenal 3 Jenis Analisa Saham

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, ada dua pendekatan atau metode Analisa yang dapat dilakukan yaitu Analisa fundamental dan teknikal. Mari, kita bedah satu per satu.

1. Analisa Fundamental

Untuk Analisa fundamental, prinsip dari Analisa ini sifatnya umum karena melihat kinerja dari sebuah emiten atau perusahaan saham. Tapi berbeda halnya dengan Analisa teknikal di mana prinsipnya nanti akan lebih condong ke  pergerakan harga saham, tingkat persaingan usaha, kinerja keuangan, potensi perusahaan di masa mendatang, analisis pasar dan sebagainya.

Untuk kamu yang ingin melakukan investasi jangka Panjang, Analisa saham fundamental sangat cocok untuk kamu gunakan. Ada dua pendekatan atau metode yang digunakan dalam Analisa fundamental ini yaitu top down dan bottom up. Berikut pembahasan dari keduanya:

  1. Fundamental Top Down

Cara pertama adalah pendekatan Analisa fundamental top down. Jadi untuk kamu yang menggunakan cara ini, itu artinya kamu akan melihat seperti apa gambaran kinerja sebuah perusahaan secara umum. Analisa top down memegang prinsip bilamana sebuah perusahaan dengan kinerja yang baik akan membuat komponen di dalam perusahaan tersebut juga baik.

Jika kamu menggunakan pendekatan top down ini, kamu bisa pertimbangkan beberapa hal seperti kondisi makro ekonomi global perusahaan, kondisi makro ekonomi perusahaan dalam negeri, prospek usaha dan fundamental dalam perusahaan. Jika keempat pertimbangan ini positif, bisa disimpulkan jika perusahaan atau emiten tersebut punya prospek kinerja yang bagus di masa mendatang.

  1. Bottom-Up

Selain itu, kamu yang ingin melakukan Analisa fundamental juga bisa melakukan pendekatan bottom up yang merupakan kebalikan dari pendekatan analisa sebelumnya yakni top down. Jadi untuk kamu yang melakukan pendekatan bottom up, itu artinya kamu harus melihat secara rinci seperti apa kinerja sebuah perusahaan.

kamu bisa melihat kinerja perusahaan dengan cara melihat langsung bagaimana kinerja perusahaan tersebut. Kamu bisa melihat laporan keuangan secara langsung dan melihat persaingan usaha perusahaan tersebut dengan kompetitornya. Jika kamu melakukan pendekatan dengan cara ini, tentu kamu harus mengkali lebih dalam terkait kinerja sebuah perusahaan.

Berikut sudah asetbro buatkan artikel tersendiri tentang pembahasan analisa fundamental saham secara lebih lengkap lagi : Belajar Analisa Fundamental Saham Untuk Cuan Maksimal

2. Analisa Teknikal

Seperti namanya, Analisa teknikal pastinya lebih teknis jika kita bandingkan dengan Analisa fundamental. Analisa teknikal ini merupakan cara yang investor lakukan dalam menganalisis harga saham yang ada di pasar modal. Biasanya investor yang melakukan analisa teknikal akan menggunakan data statistik misalnya rumus matematis dan historis harga saham itu sendiri.

Jadi dengan analisa teknikal ini, investor dapat melihat seperti apa kondisi pasar yang terjadi saat ini berdasarkan riwayat harga di masa lalu. Dan juga, analisa teknikal membantu calon investor untuk mendapatkan gambaran terkait pergerakan harga saham yang akan terjadi di masa mendatang.

Analisa teknikal sangat berguna untuk investor yang ingin berinvestasi dalam jangka Panjang. Investor akan mengetahui kapan waktu yang tepat untuk membeli saham. Untuk kamu yang ingin menjadi trader juga sebenarnya bisa menggunakan analisa teknikal ini. Jadi kamu akan tahu acuan untuk menentukan saham apa saja yang memiliki potensi dalam menghasilkan uang nanti.

Karena Analisa teknikal ini sifatnya teknis, maka pergerakannya akan lebih cepat. Jadi kebanyakan yang menggunakan metode ini adalah para trader yang ingin mendapatkan cuan dalam waktu singkat. Sedangkan untuk para investor yang ingin melakukan investasi dalam jangka Panjang biasanya akan cenderung menggunakan Analisa fundamental.

Analisa saham teknikal memiliki beberapa fungsi yaitu menunjukkan chart dari harga saham, apa saja trend yang sedang terjadi, dukungan dan resistance sampai waktu terbaik untuk trader dan investor yang ingin melakukan jual-beli saham.

Untuk pembahasan mengenai analisa teknikal saham admin asetbro sendiri sudah membuatkan artikel secara lebih rinci lagi, kamu bisa baca di Analisa Teknikal Saham Yang Harus Kamu Pelajari

3. Analisa Value Investing

Selain kedua analisa saham ini, kamu juga harus tahu jika ada pendekatan value investing yang juga bisa kamu coba saat kamu ingin melakukan investasi. Jadi value investing ini merupakan gaya investasi saham dengan cara melihat saham dari laporan keuangan tahunan dan per kuartal yang di miliki oleh perusahaan tersebut. Jadi selain kedua Analisa di atas, tidak ada salahnya untuk kamu menggunakan Analisa dengan pendekatan value investing ini.

Masing-masing Analisa baik fundamental maupun teknikal memiliki kelebihan dan risiko masing-masing. Oleh karena itu, kamu yang ingin berinvestasi harus menggunakan metode tersendiri pada saat ingin menentukan saham mana yang akan kamu ingin beli. Jika Analisa teknikal melakukan Analisa kondisi pasar secara teknikal dan cocok untuk investasi jangka pendek beda halnya dengan Analisa fundamental.

Untuk investor yang memilih analisa fundamental, biasanya sudah sangat percaya dan yakin pada bisnis yang terjadi di dalam sebuah perusahaan. Sehingga naik turunnya harga saham akan tidak akan berpengaruh. Untuk Analisa fundamental ini cocok untuk kamu yang ingin melakukan investasi dalam jangka Panjang. Jika kamu ingin menggabungkan kedua Analisa tersebut juga sah-sah saja supaya menemukan Analisa terbaik. Karena pada dasarnya, setiap investor memiliki gaya masing-masing dalam berinvestasi saham ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *