saham murah atau mahal, cara mengetahuinya

Saham Ini Murah atau Mahal Ya? Yuk Ketahui Cara Hitungnya

Diposting pada

Saham murah atau mahal harganya ya? – Saat melihat chart saham kita bisa mengetahui harga saham dari sebuah perusahaan, ada yang memiliki harga di bawah 100 rupiah dan juga ada yang berada di atas 30 ribu rupiah perlembar sahamnya.

Dan dari sana kamu bertanya, apakah harga saham tersebut murah atau malah mahal?, Apakah saya harus membeli saham yang harganya di bawah 100 rupiah karena murah?, Harga saham perlembar di bawah 100 rupiah tidak menjadi jaminan saham itu layak kamu beli. Dalam dunia saham ada istilah yang namanya undervalue dan overvalue.

Undervalue sendiri adalah harga saham yang murah, sedangkan overvalue adalah harga saham yang nilainya tinggi. Untuk mengetahui harga saham tersebut mahal atau murah kamu perlu melakukan analisa saham secara fundamental.

Minimalnya kamu perlu mengetahui dasar dari perusahaan yang sahamnya ingin kamu beli tersebut, seperti dalam bidang apa perusahaan tersebut bekerja, kondisi keuangan dari perusahaan, dengan begitu kamu bisa menghitung valuasi dari sahamnya. Maka dari itu kita perlu tahu bagaimana cara menghitung harga wajar sebuah saham.

Cara Mengetahui Murah atau Mahalnya harga Saham Perusahaan

Saat membicarakan value dari sebuah perusahaan kamu yang pemula dalam dunia saham pasti akan merasa ribet, karena kalau membahas nilai dari sebuah perusahaan kamu akan menghadapi laporan keuangan yang memiliki angka yang banyak.

Namun kamu tidak perlu khawatir karena sekarang sudah banyak aplikasi saham yang bisa membantu menganalisa laporan keuangan. Aplikasi tersebut bisa menampilkan data perusahaan yang bisa kamu pakai untuk analisa saham.

Yang perlu kamu ingat adalah jika kamu membeli saham, yang kamu beli adalah value dari perusahaan tesebut. Oleh karena itu kamu harus belajar analisa fundamental untuk mengetahui harga saham yang ingin kamu beli masih murah atau mahal.

Rasio Analisa Fundamental Untuk Mengetahui Saham Murah atau Mahal

Ada beberapa rasio analisa fundamental saham yang bisa kamu pakai sebagai acuan untuk menghitung harga dari saham tersebut :

PER atau Price to Earning Ratio

Sesuai dengan namanya, PER merupakan rasio fundamental yang bisa kamu gunakan untuk indikator sebagai pembanding harga saham dengan keuntungan perusahaan yang dibagikan untuk setiap lembar sahamnya atau dalam dunia saham biasa kita sebut dengan Earning per Share.

berikut beberapa poin yang harus kamu perhatikan saat menghitung PER :

  • Semakin rendah nilai PER, harga sahamnya juga rendah (undervalue).
  • Semakin besar nilai PER, maka harga sahamnya mahal (overvalue).
  • Indikasi rasio PER yang rendah mengindikasikan bakal ada potensi naiknya nilai saham tersebut dalam waktu mendatang.
  • Sebaliknya jika nilai PER besar, bisa kamu lihat nilai dari saham tersebut akan sangat sulit naik karena harganya yang sudah mahal. Dan akan ada indikasi nilai saham tersebut akan turun.

Contoh Perhitungan EPS dan PER Saham untuk mengetahui harga wajar saham

Untuk bisa mengetahui harga wajar sebuah saham kita perlu menghitung EPS dan PER, kita perlu mengetahui mampu atau tidaknya perusahaan tersebut dalam membuat keuntungan.

Untuk mengetahui mampunya perusahaan untuk menghasilkan keuntungan caranya adalah dengan menghitung laba bersih kita bagi dengan jumlah saham yang beredar di luar.

Rumus mencari EPS :

rumus perhitungan EPS

Kita misalkan jika perusahaan ASETBRO mendapatkan keuntungan sebesar 1.5 miliar. Dengan jumlah saham yang beredar diluar ada 10 juta lembar. Maka EPS atau laba bersih untuk perlembar sahamnya adalah :

rumus perhitungan EPS 2

Setelah kita sudah mengetahui EPS dari perusahaan tersebut, maka kita sudah bisa menghitung PER-nya dengan rumus sebagai berikut :

Rumus PER saham :

rumus perhitungan per

Harga saham yang beredar untuk perusahaan ASETBRO adalah 1500 rupiah untuk harga perlembarnya. Dengan nilai EPS yang sudah kita hitung dengan nilainya 150 rupiah maka bisa kita ketahui nilai PER nya :

rumus perhitungan per 2

bisa kita lihat kalau harga sahamnya perusahaan ASETBRO memiliki nilai 10 kali lipat dari kemampuan perusahaan dalam mendapatkan laba dari perlembar harga sahamnya.

Jadi kesimpulannya apakah nilai tersebut adalah harga saham wajar untuk perusahaan ASETBRO?.

Ada pendapat umum jika batas maksimum untuk nilai PER adalah 20 kali lipat. Jika kamu berpatokan dengan nilai tersebut maka nilai saham perusahaan ini masih termasuk kategori murah dan saham layak beli.

Dikutip dari halaman KOMPAS, PER bisa kita anggap untuk mengetahui lamanya waktu perusahaan untuk balik modal. Dari kutipan ini maka bisa kita simpulkan perusahaan ASETBRO 10 tahun lagi bisa membayar investasi yang ditanamkan pada perusahaan ini.

Kesimpulan

Untuk mengetahui harga wajar sebuah saham, atau untuk tahu bahwa saham yang ingin kamu beli ini memiliki harga yang murah atau mahal, kamu bisa menggunakan analisa fundamental rasio PER ini. Dalam menggunakan analisa ini untuk mengetahui harga wajar saham, ada beberapa poin penting yang wajib kamu perhatikan :

  • Laba Persahamnya naik (EPS Naik).
  • Nilai EPS naik namun harga sahamnya malah turun (ini bisa kita sebut dengan diskon harga saham).
  • PER yang kecil akan menjadi sangat menakutkan jika EPS turun, dengan begitu bisa kita simpulkan hal tersebut bisa diakibatkan oleh kinerja dari perusahaan tersebut.

Oleh karena itu kamu wajib memperhatikan hal-hal yang sudah saya tulis di atas jika kamu menganalisis valuasi saham menggunakan rasio PER. Jangan pernah melihat dari nilai PER-nya yang kecil.

Selain cara ini, kamu bisa melihat apakah sahamnya itu likuid atau tidak. Jika pergerakan harga sahamnya terlihat tidak wajar, dengan menunjukkan harga yang naik dan turun sangat cepat itu adalah ciri-ciri kalau saham tersebut tidak likuid.

Itu dia artikel tentang cara mengetahui harga saham yang ingin kita beli, murah atau mahal. Dengan begitu kita juga bisa mengetahui cara menghitung harga wajar saham. Semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu kamu untuk membeli saham.

Jika masih ada pertanyaan, kamu bisa menulis pertanyaanmu di kolom komentar, jangan lupa untuk share artikel ini jika berguna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *