Pengertian Manajemen Aset
Pengertian Manajemen Aset - asetbro.com

Manajemen Aset : Pengertian, Strategi dan Maanfatnya

Diposting pada

Apa itu Manajemen Aset ?

Manajemen Aset adalah sebuah proses pengembangan, pengoperasian, pemeliharaan serta penjualan aset dengan cara yang paling hemat.

Istilah manajemen aset ini biasanya digunakan pada bidang keuangan atau finansial. Istilah manajemen aset sendiri dipakai untuk menunjukan individu atau perusahaan yang mengelola aset atas nama individu atau kelompok.

Setiap individu atau kelompok yang menjalankan usaha perlu sekali untuk mengatur aset-aset yang mereka miliki. Maka dari itu para pemimpin perusahaan harus mengetahui aset apa yang mereka miliki, yang menghasilkan pendapatan yang optimal.

Dalam dunia bisnis aset terbagi menjadi dua kategori : aset tetap dan aset lancar. Aset tetap atau aset tidak lancar adalah aset yang diperoleh dan digunakan untuk jangka panjang, Sedangkan aset lancar adalah aset yang dapat dikonversi langsung menjadi uang tunai dalam waktu yang singkat.

ketika berbicara masalah manajemen aset, seorang manajer biasanya berurusan dengan dua masalah utama. Masalah pertama adalah apa yang harus dilakukan dalam menjalankan manajemen aset ? dan yang kedua adalah bagaimana perusahaan dapat mengembangkan rencana manajemen aset yang baik ?

Pentingnya Manajemen Aset

Dalam mempelajari manajemen aset kamu harus tau ada beberapa hal penting mengapa kita perlu melakukan manajemen aset pada usaha yang sedang kamu jalani antara lain

1. Membuat Perusahaan Mudah Menghitung Semua Asetnya

Jika perusahaan yang kamu miliki menjalankan manajemen aset yang bagus maka perusahaanmu bisa mudah dalam melacak aset yang kamu miliki, mengecek disini kamu bisa mengetahui aset yang dimiliki perusahaan likuid atau tetap.

kamu juga bisa tau dimana aset yang digunakan berada, dengan begini kamu juga bisa mengetahui apakah telah terjadi perubahan pada aset-aset tersebut.

Dengan begitu ketika terjadi masalah kita dapat melakukan pemulihan aset dengan lebih efisien, bahkan bisa mendapatkan pendapatan yang lebih tinggi dari kerugian yang dialami.

2. Membantu Menjamin Keakurasian Tingkat Amortisasi

Buat kamu yang baru mengenal istilah amortisasi saya akan jelaskan terlebih dahulu, Definisi dari amortisasi adalah sebuah prosedur dimana terjadi penyusutan pada pengurangan nilai aset tidak berwujud setiap periode akuntansi.

Dengan adanya manajemen aset membuat aktiva akan diperiksa secara teratur, proses manajemen aktiva memastikan bahwa seorang bendahara keuangan mencatat laporan keuangannya dengan benar.

3. Membantu Mengidentifikasi Resiko dan Mengelola Resikonya

Manajemen aset meliputi mengelola resiko dan mengidentifikasi setiap resiko yang timbul dari penggunaan dan kepemilikan aset tertentu.

Artinya adalah bahwa perusahaan akan selalu siap untuk menghadapi resiko yang akan dialami perusahaan.

4. Menghapus Aset Yang Ada Namun Tidak Ada

Maksud dari point ini adalah didalam sebuah perusahaan biasanya ada saja inventaris perusahaan tersebut hilang, rusak atau dicuri dan malah dicatat dalam pembukuan.

Dengan melakukan strategi manajemen aset, kamu sebagai pemilik perusahaan bisa langsung menyadari aset yang hilang dan bisa langsung menghapus aset tersebut dalam pembukuan.

Strategi Melakukan Manajemen Aset

strategi manajemen aset

Mempunyai aset adalah bagian dari perusahaan baik negri maupun swasta. Untuk mengelola aset secara efektif, sebagai seorang pemilik sebuah perusahaan kita perlu membuat rencana manajemen aset yang strategis.

1. Lengkapi Inventaris Sebelum Yang Lain

Sebagai pemilik kamu perlu menghitung semua aset yang kamu miliki. jika kamu tidak mengetahui jumlah aset yang kamu miliki, perusahaan yang kamu kelola tidak akan berjalan secara efektif.

Berikut adalah hal-hal yang kamu harus perhatikan saat menyiapkan inventaris aset perusahaan :

  • Jumlah Total Aset
  • Dimana Semua Aset Berada ?
  • Nilai setiap aset
  • Kapan Aset Didapatkan
  • Sikus atau Perputaran dari Aset (Operasional)

2. Hitung Biaya Aset

Untuk mengatur dan mengelola aset dengan tepat, maka kamu harus menghitung jumlah biaya operasional dari setiap aset yang kamu miliki.

Banyak dari para pengusaha hanya memikirkan harga diawal saja saat mereka membeli aset tersebut tanpa memperhatikan biaya untuk kedepannya.

Selama membuat laporan biaya operasional kemungkinan akan ada biaya untuk pemeliharaan, bentuk dan kondisi atau kinerja dari aset tersebut, seta biaya tak terduga lainnya.

3. Tetapkan Nilai dari Pelayanan

Setelah kamu menghitung biaya operasional, selanjutnya adalah menetapkan nilai dari layanan. Mudahnya adalah kamu menguraikan kulitas, kapasitas dan kegunaan layanan dari aset yang kamu miliki.

Dengan begitu kamu bisa menentukan aktivitas operasi, pemeliharaan dan pembaruan yang diperlukan untuk menjaga aset tetap dalam kondisi yang bagus.

4. Buat Perencanaan Keuangan Jangka Panjang

Idealnya, pada proses managing dari seorang manajer harus bisa dengan mudah diterjemahkan kedalam rencana keuangan jangka panjang. Dengan rencana keuangan yang bagus, kamu sebagai pemilik bisa melihat mana yang harus diprioritaskan terlebih dahulu.

Manfaat Manajemen Aset

manfaat manajemen aset

Ada banyak manfaat jika kita mengadopsi sistem strategi ini, misalnya :

1. Meningkatkan Pendapatan dan Penggunaan

Dengan mengamati biaya operasional dari aset yang kamu punya, kamu bisa meningkatkan nilai kegunaan dari aset yang kamu punya.

Bisa mengembangkan perusahaan untuk membeli alat yang dibutuhkan oleh para pekerja.

2. Meningkatkan Kepatuhan

Instansi pemerintah, organisasi nirlaba serta perusahaan diwajibkan untuk memberikan laporan komprehensif tentang bagaimana mereka mendapatkan, memanfaatkan, serta menggunakan aset yang mereka miliki.

Biasanya dalam mempermudah laporannya, mayoritas dari mereka mencatat informasi tentang aset mereka di database pusat.

Dengan begitu setiap kamu ingin membuat laporan keuangan tahunan, kamu bisa mendapatkan informasi apa saja di database pusat.

Kesimpulan

Manajemen Aset adalah sebuah Sistem dan strategi yang membantu perusahaan dalam melacak penggunaan semua aset yang mereka miliki, misalnya kendaraan, peralatan atau aset yang berupa investasi.

Dengan mengawasi aset membantu mempermudah proses operasional, proses pencatatan aset juga sangat membantu dari kemungkinan adanya aset yang tercatat namun barangnya sudah tidak ada.

Dengan begini kamu sudah memperhitungkan aset yang kamu miliki dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *