investasi saham

Panduan Investasi Saham Mulai Dari Nol Sampai Ngerti

Diposting pada

Istilah investasi saham mungkin dulu asing sekali di dengar di telinga. Namun sekarang kata investasi saham sendiri sudah sering sekali kita dengarkan. Baik itu di media sosial atau aplikasi yang khusus untuk melakukan investasi.

Karena kata itu sudah sering kita dengar, berarti pilihan investasi ini sudah semakin terbuka dan sangat penting untuk semua, khususnya untuk kamu.

Pada realitanya memang dengan menabung saja tidaklah cukup untuk memenuhi kebutuhan yang semakin banyak ini. Kita harus juga menginvestasikan aset yang kita punya ke berbagai jenis instrumen pilihan investasi.

Pada artikel asetbro kali ini saya ingin memberikan pengetahuan kepada kamu tentang salah satu pilihan investasi yaitu investasi saham. Karena saham adalah salah satu pilihan investasi.

Investasi Saham Bagi Pemula

Sekarang sudah banyak blog atau website yang memberikan edukasi mengenai cara investasi saham bagi pemula khususnya blog asetbro ini.

Pada artikel ini saya bertujuan memberikan gambaran sedikit kepada kamu mengenai pengertian investasi saham ini.

Sebelum lebih jauh lagi saya akan memberikan sedikit gambaran bahwa pilihan investasi ini memiliki resiko yang besar dibanding instrumen lain seperti emas, reksadana dan pilihan jenis instrumen lainnya. Namun dengan resiko yang besar kamu bisa mendapatkan hasil yang besar pula.

Selain itu jika kamu paham dan mengerti mengenai investasi saham ini, saya yakin kamu akan sukses dalam investasi saham.

Apa Itu Investasi Saham

Kata Investasi Saham terbagi oleh dua kata, kata pertama adalah investasi dan kata yang kedua adalah saham. Pada pembahasan ini saya akan menjabarkan arti dari kedua kata tersebut.

Investasi adalah penanaman modal ke sebuah instrumen dengan harapan akan mendapatkan keuntungan kedepannya. sedangkan,

Saham adalah tanda bukti kepemilikan angka dari suatu perusahaan, atau bukti bahwa kita menanam modal di perusahaan tersebut. Bukti dari saham ini adalah kertas saham, Perusahaan terbuka menjual angka perusahaan mereka dalam bentuk lembar.

Jadi investasi saham adalah kamu membeli lembaran saham dengan nilai yang sudah di tentukan dengan harapan kedepannya nilai dari perusahaan itu naik dan kamu bisa menjual saham tersebut saat sudah naik dan kamu mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan saham tersebut.

Dengan memiliki hanya selembar saham kamu bisa mengklaim kepemilikan sebuah perusahaan yang sahamnya kamu beli. Dengan begitu kamu juga berhak ikut dalam rapat yang diadakan tahunan yang dilakukan oleh perusahaan yang sahamnya kamu beli.

Keuntungan dan Risiko Investasi Saham

Seperti yang sudah saya bilang di atas, membeli saham investasi yang memiliki risiko yang lebih tinggi dari jenis investasi lain, misalnya reksadana, emas, deposito.

Namun dengan resiko yang tinggi, saham juga bisa memberikanmu keuntungan yang tinggi. Baik keuntungan berupa pemberian dividen atau kenaikan harga dari saham yang kamu beli.

Risiko utama dari investasi saham sendiri adalah harga saham yang kamu beli turun, kerugian ini akan semakin bertambah jika terjadi harga sahamnya menurun tajam. Berikut akan asetbro jabarkan mengenai keuntungan dan kerugian dari menginvestasikan dana di saham

Keuntungan Investasi Saham

Mendapatkan Capital Gain

Salah satu keuntungan membeli saham yang bisa Kamu dapat yakni “capital gain”. Semakin lama pasti suatu industri akan berkembang, dan pada umumnya akan mempengaruhi perkembangan harga saham industri itu dan menyebabkan harga sahamnya naik. Kenaikan harga ini bisa Kamu gunakan untuk menjual saham pada harga yang lebih besar dari harga pembelian. Profit dari beda harga jual serta beli inilah yang dinamakan dengan capital gain.

Mulai saja dengan modal yang kecil. Saat ini dengan Rp 100. 000,- saja Kamu sudah bisa membeli saham. Bersamaan dengan berjalannya waktu, Kamu bisa memperoleh profit yang terus menjadi besar lewat analisa saham yang pas.

Dividen

Keuntungan lain yang kamu dapatkan saat kamu berinvestasi saham adalah mendapatkan dividen. Dividen ini adalah pembagian keuntungan kepada para pemegang saham, besar kecilnya sebuah dividen ditentukan oleh berapa banyak lembar saham yang kamu punya di Perusahaan tersebut.

Mudah dan Fleksibel

Sekarang kamu sudah tidak perlu lagi pergi ke sekuritas dan membeli saham secara offline, karena di era digital sekarang kamu sudah bisa membeli saham secara online, lewat aplikasi investasi saham.

Dengan begini kamu bisa lebih banyak waktu untuk memilih dan menganalisa saham mana yang akan anda beli, dan saat sudah menentukan kamu bisa langsung membeli saham lewat smartphonemu.

Risiko Investasi Saham

Sama halnya dengan instrumen investasi lainnya, investasi saham juga memiliki risiko. berikut beberapa risiko yang akan saya bahas.

Capital Loss

Risiko berinvestasi saham yang pertama adalah capital loss, capital loss ini adalah kebalikan dari capital gain. jadi capital loss adalah ketika harga saham yang kamu punya mengalami penurunan harga jual dari harga awal kamu beli.

Karena pada dasarnya berinvestasi itu adalah membeli di harga rendah dan menjual di harga tinggi. Namun jika yang terjadi adalah sebaliknya maka kamu mengalami kerugian dalam investasi saham.

Likuidasi

Selanjutnya ada likuidasi, likuidasi ini adalah dimana perusahaan yang kamu beli sahamnya mengalami kebangrutan atau dibubarkan.

Jika hal ini terjadi pemilik saham adalah orang yang terakhir yang akan mendapatkan giliran atas haknya. Setelah perusahaan menjalankan kewajibannya ke pihak lain, contohnya adalah kreditur.

Bidang Yang Bisa Kamu Pilih Untuk Membeli Saham

sektor bidang saham

Pilihan sektor saham ada banyak dan beragam yang tercata di Bursa Efek Indonesia. Ada sistem baru dari Bursa Efek Indonesia dalam mengklasifikasikan sektor sahamnya, istilahya adalah IDX Industrial Classification (IDX-IC).

Mengutip dari situs resmi IDX, ada 12 Sektor bidang usaha yang kamu bisa pilih untuk membeli saham :

  1. Energi (A)
  2. Barang Baku (B)
  3. Perindustrian (C)
  4. Barang Konsumen Primer (D)
  5. Barang Konsumen Non-Primer (E)
  6. Kesehatan (F)
  7. Keuangan (G)
  8. Properti dan Real Estate (H)
  9. Teknologi (I)
  10. Infrastruktur (J)
  11. Transportasi dan Logistik (K)
  12. Produk Investasi Tercatat (Z)

Cara Membeli Saham

Untuk cara membeli saham,hal pertama yang harus kamu laukan adalah memilih sekuritas untuk melakukan transaksi jual beli saham. Sekuritas sendiri adalah  sebuah pihak yang mendapat izin dari OJK untuk melakukan kegiatan usaha sebagai pihak perantara pedagang efek.

Tahapan Cara Membeli Saham :

  • Mendaftar Ke Sekuritas yang sudah terdaftar di OJK
  • Siapkan dokumen seperti KTP, Buku Tabungan, NPWP, Materai.
  • Siapkan uang untuk pertama kali pendanaan awal membeli saham, tiap sekuritas berbeda-beda memberikan syaratnya
  • Datang ke kantor sekuritas terdekat yang ada di daerahmu atau kamu bisa mendaftarkan lewat online.
  • Isi formulir Pendaftaran
  • Setelah disetujui kamu akan diberikan rekening dana investor atau sering disebut RDI. Dana awal tadi juga akan masuk disini dan kamu sudah bisa menggunakan untuk berinvestasi saham.
  • Simpan data RDI tadi dengan aman karena data tersebut penting, dan bisa kamu gunakan nantinya untuk log in di aplikasi saham sekuritas yang sudah kamu pilih.

Dengan modal 100rb saja kamu sudah bisa melakukan investasi saham dan menjadi investor serta menjadi pemilik perusahaan yang sahamnya kamu beli.

Cara Mudah Memilih Saham Yang Bagus Untuk Investasi

Karena tujuan dari investasi ini adalah untuk jangka panjang, kamu tidak perlu melakukan analisis yang terlau mendalam untuk memilih saham mana yang bagus.

Jika kamu pemula, untuk pembelian awal kamu bisa memilih saham dari bidang apa yang kamu kuasai. Misalkan kamu seorang pekerja dibidang konstruksi, tentunya kamu memiliki pengetahuan tentang perusahaan-perusahaan mana saja yang bagus di bidang konstruksi.

Kamu bisa berinvestasi di perusahaan konstruksi yang menurutmu bagus dan akan berkembang kedepannya untuk 5 atau sampai 10 tahun kedepan.

Contoh lainnya kamu bisa melihat sekeliling, barang dari perusahaan mana yang sering kamu lihat bahkan kamu pakai. Setelah mencari tahu kamu bisa melakukan riset sederhana ke perusahaan tersebut, dan jika menurutmu perusahaan tersebut memiliki potensi kedepannya, kamu bisa membeli saham dari perusahaan tersebut. dan Berinvestasi saham pada perusahaan yang sudah kamu pilih tersebut.

Sekian pembahasan mengenai panduang untuk berinvestasi saham, semoga dengan adanya artikel ini bisa memberikan wawasan serta pengetahuan untukmu memulai investasi saham. Jika masih ada pertanyaan seputar pembahasan ini, kamu bisa bertanya di kolom komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *