pengertian dari sistem ekonomi

Sistem Ekonomi : Pengertian, Fungsi dan Macamnya

Diposting pada

Sistem Ekonomi – Selamat datang di blog asetbro ini, kali ini admin akan memberikan sedikit ilmu tentang pelajaran ekonomi.

Pada artikel ini kita akan belajar mengenai pengertian dari sistem ekonomi, fungsi dari sistem ekonomi, dan macam-macam sistem ekonomi.

Pengertian Sistem Ekonomi

sistem ekonomi adalah cara negara mengatur kehidupan ekonomi menggunakan perangkat tertentu.

Fungsi sistem ekonomi

  • Sebagai penyedia dorongan untuk berproduksi
  • Sebagai pengatur dalam pembagian hasil produksi agar dapat terlaksana seperti yang diharapkan
  • Menciptakan mekanisme tertentu agar proses distribusi lancar
  • Pengkoordinasi kegiatan individu dalam perekonomian

Macam-Macam Sistem Ekonomi

Ekonomi Tradisional

Maksud dari sistem ekonomi tradisional adalah sistem ekonomi yang di jalankan secara bersama, untuk kepentingan bersama, sesuai dengan tata cara yang biasa di tempuh nenek moyang

Ciri sistem ekonomi tradisional

  • Pembagian kerja yang belum jelas
  • Masyarakat bersifat kekeluargaan dana sulit meneria perubahan
  • Sistem barter
  • Teknologi sederhana
  • Belum ada pemisahan RTP dan RTK sehingga tidak ada pabrik

Kelebihan sistem ekonomi tradisional

  • Persaingan sehat
  • Masyarakat merasa lebih aman
  • tidak individualis

Kelemahan sistem ekonomi tradisional

  • Teknologi rendah
  • Mutu barang rendah
  • Sudah tidak di terapkan di negara manapun
  • Produktifitas yang masih terbilang rendah

Sistem Ekonomi Terpusat

Pengertian sistem ekonomi terpusat adalah sistem yang peran pemerintahnya sangat dominan dan berpengaruh dalam mengendalikan perekonomian

Ciri-cir sistem ekonomi terpusat

  • Hak milik perorangan tidak diakui
  • Seluruh kegiatan ekonomi di atur oleh pemerintah
  • Seluruh sumber bahan dan alat produksi di kuasai oleh pemerintah
  • Harga di tentukan oleh pemerintah

Kelebihan sistem ekonomi terpusat

  • Pemerintah lebih mudah mengatur masalah ekonomi
  • Amat jarang terjadi krisis
  • Pasar dalam negri lancar
  • Mudah melakukan distribusi pendapatan

Kelemahan sistem ekonomi terpusat

  • Mematikan inisiatif dari individu untuk maju
  • Sering terjadi monopoli yang bisa merugikan
  • Masyarakat tidak memiliki kebebasan untuk memilih sumber Daya Alam

Sistem Ekonomi Liberal

Yang dimaksud sistem ekonomi liberal adalah sebuah bentuk dari sistem ekonomi yang bersifat bebas kepada siapapun untuk melakukan kegiatan ekonomi, untuk mendapatkan keuntungan yang besar

Baca Juga : Manajemen Aset : Pengertian, Strategi dan Maanfatnya

Ciri-ciri sistem ekonomi liberal

  • Perekonomian di atur oleh mekanisme pasar
  • Campur tangan pemerintah di batasi atau di tiadakan
  • Masyarakat bebas memiliki alat produksi
  • kegiatan ekonomi ditunjukan untuk memperoleh laba sebesar-besarnya
  • Adanya kebebasan bersaing dan berusaha

Kelebihan sistem ekonomi liberal

  • Membuat inisiatif dan kreasi di masyarakat menjadi bertumbuh dalam mengatur kegiatan ekonomi
  • Tidak terikatnya individu
  • Timbulnya rasa persaingan antar pelaku kegiatan ekonomi

Kekurangan sistem ekonomi liberal

  • Adanya persaingan yang tidak sehat
  • Rawan untuk terjadinya korup
  • Bisa terjadi kesenjangan sosial
  • Terjadi monopoli dagang

Sistem Ekonomi Campuran

Pengertian sistem ekonomi campuran adalah gabungan dari ekonomi terpusat dan ekonomi liberal, di mana antara pihak swasta dan pemerintah melakukan kerjasama dalam memecahkan masalah ekonomi.

Ciri-ciri sistem ekonomi campuran

Ciri utama dari sistem ekonomi campuran ini adalah masyarakat di berikan kebebasan untuk melakukan kegiatan ekonomi namun pemerintah memiliki andil untuk mengawasi dan mengendalikannya

Peran pemerintah dalam sistem ekonomi campuran

  • Membuat aturan yang mengatur dan mengendalikan kegiatan ekonomi
  • Melakukan kebijakan fiskal dan moneter
  • Melakukan kegiatan ekonomi secara langsung

Sistem Ekonomi Pancasila

Pencetus dari sistem ekonomi pancasila adalah Sumitro Djojohadikusumo

Ciri-ciri sistem ekonomi pancasila

  • Usaha bersama atas dasar kekeluargaan
  • Cabang produksi yang penting, di kuasai oleh negara
  • Warga negara bebas memilih pekerjaan
  • Hak milik perorangan di akui namun, tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat
  • Potensi, inisiatif dan daya kreasi di kembangkan dengan aturan tidak boleh merugikan kepentingan umum
  • Peran atara pemerintah dengan swasta penting namun, tidak ada dari keduanya yang mendominasi

Sekian pembahasan mengenai “sistem ekonomi” semoga dengan adanya artikel ini, para pembaca blog asetbro akan bisa lebih tercerahkan mengenai macam-macam sistem ekonomi, pengertian sistem ekonomi serta kekurangan dan kelebihannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *