Tips Mengelola Keuangan Untuk Biaya Tak Terduga

Tips Mengelola Keuangan Untuk Biaya Tak Terduga

Diposting pada

Tips Mengelola Keuangan Untuk Biaya Tak Terduga – Mengelola perencanaan keuangan bisa dikatakan sesuatu hal yang menyenangkan untuk dilakukan. Dalam hal ini kamu bisa menyimpan pendapatanmu di tempat bagian penting, seperti biaya operasional misalnya kebutuhan sehari-hari dan transportasi, sebuah tabungan untuk memenuhi target finansial jangka pendek, dana pension, bahkan sampai investasi.

Namun, faktanya adalah hidup tidak akan menyenangkan apabila semuanya berjalan seperti yang direncanakan. d di salam hal ini, mungkin suatu hari mobil kamu rusak, salah satu orang terdekatmu masuk rumah sakit dan harus memerlukan biaya yang cukup besar, furnitur rusak, dan masih banyak lagi. Inilah yang disebut dari pengeluaran yang tidak terduga.

Pengeluaran yang tidak terduga ini adalah sebuah pengeluaran yang sebenarnya harus kita bayarkan di waktu yang tidak dipikirkan sama sekali. Pengeluaran tak terduga yang bahkan di luar dari jumlah pengeluaran yang harus dihabiskan setiap bulannya.

Sementara biaya operasional adalah sebuah pengeluaran yang bisa diprediksi karena kamu memang sudah mengetahui nominal dan kapan biaya tersebut harus dikeluarkan. Sedangkan kamu tidak bisa memprediksi kapan dan berapa harus kamu keluarkan untuk biaya rumah sakit atau mungkin membayar biaya yang lain.

Sesungguhnya tidak ada yang bisa memprediksi berapa uang yang harus diambil dari rekening untuk pengeluaran tak terduga. Supaya tidak mengganggu perencanaan keuangan kamu ini, kamu bisa mengaplikasikan beberapa hal di bawah ini denagn tujuan untuk membantu mengelola juga sekaligus mengatasi pengeluaran tak terduga di masa yang akan datang.

Tips Sederhana Mengelola keuangan untuk Biaya Tidak Terduga

 

1. Selalu Pada Rencana Awal

Yang pertama yaitu selalu mulai dengan menghitung biaya tidak terduga yang kamu keluarkan tahun lalu. Misalnya apakah itu biaya rumah sakit? Membeli hadiah untuk kerabat terdekat, membayar biaya reparasi barang elektronik, dan sebagainya.

Jika kamu sudah mengetahui total dari pengeluaran ini, maka amasukkan ke dalam perencanaan keuangan untuk nantinya dialokasikan ke dana darurat. Menabung dana darurat dari total pendapatan setiap bulannya, bisa dinilang akan memudahkan kamu saat akan menghadapi pengeluaran tiba-tiba di masa yang akan datang.

Mulailah dengan menabung dengan jumlah yang kecil atau mungkin jika kamu mendapatkan pekerjaan sampingan, beberapa persen dari pendapatan tersebut nantinya bisa di sisihkan untuk dana darurat. Intinya adalah selalu pada rencana awal.

2. Pergunakan Kreativitasmu

Salah satu yang menjadi pengeluaran tidak terduga yang nominalnya cukup besar yaitu membeli hadiah untuk kerabat terdekat di hari besar, misalanya pada saat Idul Fitri atau Natal. Hari-hari besar tersebut termasuk sebuah momentum yang sempurna bagi masyarakat untuk bisa bertemu dan menanyakan kabar kerabat terdekat.

Biasanya supaya momen besar terasa semakin hangat, maka budaya memberi parsel atau hamper pun akan hadir.
Namun, mengingat mahalnya parsel dan hamper, sering kali menjadi masalah finansial bagi beberapa orang. Disebabkan tidak ada dana darurat untuk menutupi pengeluaran ini, maka biasanya mereka terpaksa akan memakai uang dari rekening tabungan atau investasi.

3. Menerapkan Manajemen Risiko

Kebanyakan hal yang mengharuskan kita mengeluarkan uang secara mendadak berasal dari gaya hidup. Apabila kamu merasa gaya hidupmu sangat berhubungan dengan tingginya jumlah biaya tak terduga, maka kamu perlu menerapkan pengurangan risiko yang didasarkan pada pendekatan manajemen risiko.

Apakah saat ini kamu sedang bingung bagimana harus mengatur keuangan untuk biaya tidak terduga? Sebenarnya gampang saja, salah satunya dengan menggunakan tips di atas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *